top of page
SanggaScape_SanggaHub.jpg
Satu lanskap. Lima program. Satu rencana bersama.

SanggaScape adalah kerangka kerja Sangga Bumi Lestari untuk konservasi dan pembangunan berkelanjutan di lanskap multiguna, di mana masyarakat tinggal dan bertani, dunia usaha beroperasi, serta kebijakan pemerintah menentukan bagaimana lahan dapat dimanfaatkan.

PENDEKATAN

SanggaScape_BG.png

Konservasi dan produksi dalam satu rencana.

Masyarakat desa mengidentifikasi area perlindungan dan area produksi, yang didukung melalui peningkatan praktik pertanian, ketahanan pangan, akses pasar, serta pengetahuan lokal. Pendekatan ini membantu menyelaraskan perencanaan desa dengan kerangka kebijakan pemerintah dan pemanfaatan lahan komersial, sehingga tercipta landasan bersama dalam pengelolaan lahan dan sumber daya alam.


Bersama-sama, elemen-elemen ini menghadirkan model bagaimana lanskap yang dialokasikan untuk produksi dapat tetap produktif sambil mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam dan menjaga keanekaragaman hayati.

"Alih-alih memisahkan konservasi dari produksi, SanggaScape menyediakan kerangka kerja praktis untuk menentukan di mana dan bagaimana berbagai aktivitas seharusnya dilakukan"

LIMA PROGRAM

Satu lanskap, lima program

Setiap program menangani bagian yang berbeda dari tantangan yang sama, yaitu perencanaan, produksi, masyarakat, pasar, dan budaya, yang bekerja secara terpadu, bukan saling bersaing.

Sangga Spaces

RENCANA BERSAMA UNTUK LAHAN BERSAMA

sanggacanopyhero.jpg

Tantangan: Berbagai pemangku kepentingan sering kali memiliki pandangan yang berbeda mengenai bagaimana lahan seharusnya dikelola.

Bagaimana kami merespons:

  • Masyarakat desa menyusun rencana bersama bagi lanskap mereka melalui perencanaan tata ruang partisipatif.

  • Lahan dibagi menjadi Zona Perlindungan dan Zona Produksi, masing-masing dengan aturan pengelolaan yang disepakati.

  • Masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha menggunakan rencana yang sama sebagai panduan dalam pengambilan keputusan penggunaan lahan.

  • Membangun kerangka kerja untuk pengelolaan bersama kawasan hutan dalam jangka panjang.

Hasil: Desa, pemerintah, dan dunia usaha bekerja bersama menggunakan rencana tata ruang yang sama dengan Zona Perlindungan dan Zona Produksi yang telah disepakati.

Sangga Farming

MENINGKATKAN HASIL TANPA MEMPERLUAS LAHAN

WhatsApp Image 2026-02-26 at 14.48.51.jpg

Tantangan: Sektor pertanian perlu menghasilkan lebih banyak pangan tanpa menambah tekanan terhadap kawasan hutan.

Bagaimana kami merespons:

  • Mengembangkan sistem pertanian berisiko rendah yang meningkatkan produktivitas tanpa perlu membuka hutan.

  • Mengembangkan pertanian hidroponik dan bed farming untuk panen cepat sepanjang tahun.

  • Membangun sistem agroforestri kelapa sebagai model produksi jangka panjang berbasis pohon.

  • Mendukung petani kelapa sawit rakyat yang bertanggung jawab untuk membatasi produksi pada area berisiko rendah dan tidak membuka hutan.

Hasil: Petani mampu merencanakan produksi pertanian dengan lebih baik, meningkatkan produksi pangan dan pendapatan tanpa memperluas lahan ke kawasan hutan.

Sangga Health

KELUARGA SEHAT, PILIHAN HIDUP BERKELANJUTAN

SanggaHealth03.jpg

Tantangan: Kesehatan yang buruk, malnutrisi, dan ketahanan pangan yang rendah mengurangi kemampuan masyarakat untuk memilih mata pencaharian yang berkelanjutan dibandingkan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak lestari.

Bagaimana kami merespons:

  • Memperkuat kelompok kesehatan desa untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. 

  • Meningkatkan gizi keluarga melalui sumber protein alami, panduan gizi desa, dan sistem pangan lokal yang lebih kuat.

  • Mengurangi risiko penyakit melalui peningkatan akses air bersih, sanitasi, dan praktik PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

  • Mengurangi kematian ternak dan ketergantungan terhadap daging satwa liar maupun daging yang dibeli dari luar desa.

Hasil: Keluarga menjadi lebih sehat, lebih terjamin ketahanan pangannya, dan lebih mampu mempertahankan mata pencaharian sambil mengurangi ketergantungan pada pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.

Sangga Hub

JALUR PASAR YANG DAPAT DIANDALKAN

Local-woman-farmer.jpg

Tantangan: Petani yang produktif sekalipun tidak dapat meningkatkan kesejahteraannya jika tidak memiliki akses yang pasti untuk menjual hasil produksinya.

Bagaimana kami merespons:

  • Mengelola PT Sangga Bumi Sejahtera untuk membeli hasil produksi langsung dari petani.

  • Mengumpulkan, menyimpan, dan mendistribusikan produk untuk memenuhi kebutuhan pembeli komersial.

  • Mengolah produk pertanian lebih dekat dengan lokasi produksinya sehingga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat pedesaan.

  • Membangun rantai pasok yang transparan dan memberikan penghargaan bagi produksi dari lanskap berisiko rendah.

Hasil: Petani memiliki akses pasar yang andal, sehingga pertanian berkelanjutan menjadi sumber penghidupan yang menguntungkan dan dapat diandalkan.

Sangga Stories

BUDAYA SEBAGAI FONDASI

Sanggastorieshero2.jpg

Tantangan: Program konservasi dan pembangunan dapat secara tidak sengaja mengubah budaya, perilaku, dan pengetahuan yang telah membentuk lanskap selama bergenerasi-generasi.

Bagaimana kami merespons:

  • Mengintegrasikan budaya, tradisi, dan pengetahuan lokal ke dalam seluruh program SanggaScape.

  • Merancang intervensi yang memperkuat, bukan menggantikan, praktik-praktik yang telah ada di masyarakat.

  • Memanfaatkan teknologi untuk melestarikan pengetahuan dan keterampilan tradisional bagi generasi mendatang.

  • Menciptakan ekonomi berkelanjutan berbasis aktivitas budaya untuk memperkuat identitas lokal serta membuka peluang bagi generasi muda masyarakat adat.

Hasil: Intervensi SanggaScape memperkuat pengetahuan, budaya, dan tradisi lokal sekaligus menciptakan peluang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari warisan budaya mereka.

bottom of page